Untuk customer Wajib Pungut ( Wapu ), cara perlakuan  input transaksi penjualannya sama seperti kita input transaksi penjualan kena pajak bukan pemungut.

Yang harus dilakukan agar PPn tidak terhitung karena Customer setor sediri ke pajak, pada saat customer melunasi  sebagai berikut :

  1. Anda Setting dahulu pelanggan dari menu Penjualan | Pelanggan | Pilih Pelanggan | lalu Klik tab Pajak | Tipe Pajak setting ke PPn Dibebaskan | Untuknya bisa disetting sesuai kebutuhan Anda atau perusahaan misalkan kawasan bebas | Kode Dokumen Faktur pajak.
    customer Wajib Pungut
    customer Wajib Pungut
  2. Kemenu Pengaturan | Preferensi | Akun Perkiraan | kolom Penerimaan/Pembayaran (Akun Diskon),  tambahkan akun PPn Keluaran | Simpan.
    customer Wajib Pungut
  3. Selanjutnya Anda buat Faktur Penjualan dan dikenakan PPN seperti terlampir :
    customer Wajib Pungut
    customer Wajib Pungut
  4. Selanjutnya, saat dipenerimaan penjualan dari menu Penjualan  | Penerimaan Penjualan | Pilih nama pelanggan | Pilih Faktur Penjualan | Klik tab Informasi Diskon | Akun Diskon lalu pilih PPn Keluaran | lalu Masukan Nominal Diskon senilai PPN missal 5.000 | Lanjut.
    customer Wajib Pungut
  5. Klik Hitung Nilai Pembayaran | lalu simpan transaksinya.
  6. Sehingga jurnal yang terbentuk adalah seperti dibawah ini :
    customer Wajib Pungut

Demikian cara Perlakuan Piuang PPn untuk Customer Wajib Pungut ( WAPU ) pada accurate online. Bila ada yang kurang jelas mengenai tutorial cara perlakuan Piutang PPN untuk Customer Wajib Pungut bisa hubungi tim support kami di email : [email protected]