Manfaat Audit dan pengertian audit | Pengertian Audit menurut maxmanroe.com adalah Aktifitas pengumpulan dan pemeriksaan bukti terkait suatu informasi untuk menentukan dan membuat laporan tentang tingkat kesesuaian antara informasi dengan criteria yang ditetapkan.

Umumnya pemeriksaan atau audit dilakukan terhadap laporan keuangan, berbagai catatan pembukuan, serta bukti pendukung yang dibuat oleh manager suatu perusahaan.

Tujuan dilakukan Audit adalah untuk memverifikasi subjek dari audit apakah telah sesuai dengan regulasi, standart, dan metode yang disetujui oleh perusahaan.

 4 Macam alasan kenapa pengecekan audit ini sangat diperlukan :

  1. Perbedaan kepentingan
  2. Konsekuensi
  3. Kompleksitas
  4. Keterbatasan Akses ( remoteness )

Manfaat Audit :

  1. Meningkatkan kreadibilitas perusahaan
  2. Meningkatkan efisiensi dan kejujuran
  3. Meningkatkan efisiensi operasional perusahaan
  4. Mendorong efisiensi pasar modal

Baca juga : ” Software Akuntansi Terbaik di Indonesia “

Manfat Audit menurut sudut pandang sofyan safri harahap sebagai berikut :

  1. Preventive Control : Tenaga akuntansi bekerja lebih berhati-hati dan lebih akurat apabila mereka menyadari akan adanya pemeriksaan auditing.
  2. Detective Control : Suatu penyimpangan atau kesalahan yang terjadi pada umumnya akan dapat dengan mudah diketahui oleh pihak direksi melalui suatu proses audit.
  3. Reporting Control : setiap kesalahan perhitungan, penyajian atau bahkan pengungkapan yang tidak pernah dikoreksi dalam keuangan akan disebutkan dalam laporan pemeriksaan, dengan demikian pembaca laporan keuangan dapat terhindar dari informasi yang keliru dan menyesatkan.

Pemisahan tanggung jawab dari pihak manajemen dan auditor, sebenarnya terdapat beberapa perbedaan yang sangat mencolok diantaranya tanggung jawab auditor idependen dengan auditor dari pihak manajemen sendiri.

Hubungan Yang Seharusnya Dapat Dipertahankan Oleh Auditor

Auditor adalah perantara dalam hal mengkomunikasikan data dari pihak manajemen, sebagai pembuat laporan keuangan, terhadap para pemakai laporan keuangan. Oleh karena itu, seorang auditor harus selalu menjaga hubungan profesionalisme yang baik dengan :

  1. Pihak Manajemen
  2. Dewan komisaris (Board Of Directors)
  3. Auditor Internal
  4. Para Pemegang saham

Data keuangan dapat dikatakan verifiable apabila dilakukan pengujian secara independen atas data tersebut oleh dua individu atau lebih maka dari pengujian diperoleh kesimpulan yang sama. Dapat teruji serta terbukit dari ketersediaan yang mendukung validitas data. Dalam sebuah laporan perusahaan manfaat audit sangat besar untuk laporan keuangan perusahaan tersebut.